Bank Kalbar Perkuat Elektronifikasi Transaksi Pemda di Kayong Utara

Bank Kalbar Perkuat Elektronifikasi Transaksi Pemda di Kayong Utara

BISNISKALBAR.COM - PT Bank Kalbar kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong percepatan transformasi digital di Kalimantan Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi intensif bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam mengakselerasi penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Upaya ini diperkuat melalui penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) ETPD yang digelar di Aula Bank Kalbar Cabang Sukadana, Selasa (30/12/2025). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Bank Kalbar dan Pemkab Kayong Utara untuk menyinergikan langkah dalam memperluas implementasi transaksi nontunai, baik pada sisi penerimaan maupun belanja daerah.

Bupati Kayong Utara Romi Wijaya mengapresiasi peran Bank Kalbar yang dinilai telah mempermudah akses layanan publik melalui dukungan infrastruktur perbankan digital. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah secara nontunai tanpa harus datang langsung dan mengantre di kantor pelayanan.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalbar memegang peran krusial dalam menyediakan platform transaksi digital yang aman, transparan, dan mudah diakses. Implementasi ETPD di Kabupaten Kayong Utara diharapkan mampu meminimalkan potensi kebocoran anggaran sekaligus meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Digitalisasi transaksi merupakan upaya untuk meningkatkan efektivitas. Sekarang, pembayaran seperti listrik, PBB, hingga tagihan air dapat dilakukan secara digital melalui layanan perbankan, sehingga pelayanan masyarakat menjadi lebih cepat,” jelas Romi Wijaya.

Melalui dukungan Bank Kalbar, Pemkab Kayong Utara terus memperkuat ekosistem transaksi nontunai dengan menyiapkan berbagai kanal pembayaran digital, melakukan evaluasi berkala atas sistem yang berjalan, serta menyusun peta jalan atau road map ETPD untuk periode 2026–2029. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang transparan, modern, dan berorientasi pada kemajuan.

Akselerasi ETPD tidak dipandang sebagai sekadar pemenuhan kebijakan, melainkan sebagai langkah substansial menuju terwujudnya pemerintahan yang bersih, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Bank Kalbar pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan digitalnya agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pelosok Kalimantan Barat.

Dengan sistem transaksi yang semakin terintegrasi dan akuntabel, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kabupaten Kayong Utara diharapkan terus meningkat, seiring dengan terbentuknya ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.(*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama